Rembug Stunting Tahun 2026 Perkuat Konvergensi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Desa

 

                    Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Sungai Lilin ,pada tanggal 30 Juli 2026 , pemerintah desa menggelar Rembug Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat konvergensi pencegahan stunting melalui penyusunan program dan kegiatan yang akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa.

                Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sumber Rejeki] ini dihadiri oleh pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, pendamping desa, penyuluh KB, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam percepatan penurunan stunting.

                Forum rembuk stunting merupakan wadah musyawarah untuk menyatukan komitmen seluruh pihak dalam merumuskan langkah strategis pencegahan stunting berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Hasil kesepakatan nantinya menjadi dasar penyusunan program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) dan penganggaran melalui APB Desa.

                Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemaparan kondisi kesehatan ibu dan anak, evaluasi data keluarga berisiko stunting, pelayanan Posyandu, sanitasi lingkungan, hingga pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

                Melalui diskusi bersama, seluruh peserta menyusun berbagai usulan program yang dinilai mampu mempercepat penurunan angka stunting, di antaranya:

  • Penguatan pelayanan Posyandu.
  • Edukasi gizi bagi ibu hamil dan keluarga.
  • Pemberian makanan tambahan bagi sasaran prioritas.
  • Peningkatan akses sanitasi dan air bersih.
  • Pendampingan keluarga berisiko stunting.
  • Optimalisasi peran kader kesehatan dan PKK.

Program-program tersebut diharapkan dapat berjalan secara terpadu sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.Kepala Desa dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh unsur masyarakat."Pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama. Melalui Rembug Stunting ini kita menyatukan komitmen agar setiap program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal."

               

                 Sementara itu, tenaga kesehatan mengajak seluruh keluarga untuk memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin, memperhatikan asupan gizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan pemantauan tumbuh kembang balita dilakukan secara berkala.Rembug Stunting menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa karena seluruh usulan yang telah disepakati akan menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan desa.Melalui pendekatan konvergensi, pemerintah desa diharapkan mampu mengintegrasikan intervensi gizi spesifik maupun intervensi gizi sensitif sehingga pelaksanaan program lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.Dengan terselenggaranya Rembug Stunting Tahun 2026, Pemerintah Desa berharap seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال